Pages

Saturday, April 18, 2020

Merokok Tidak Dapat Cegah Covid-19

Merokok Tidak Dapat Cegah Covid-19, Virus Corona Bisa Ditularkan Melalui Asap Rokok

Beberapa waktu lalu, sempat beredar artikel terkait merokok menjadi salah satu cara mencegah virus Corona (Covid-19).

Artikel tersebut juga mengutip dan menerjemahkan laman question and answer (Q&A) World Health Organization (WHO).

Dalam artikel tersebut tertulis sebagai berikut:

"Di Indonesia, selain 60% dari rokok yang kita hisap adalah pajak untuk negara, ternyata perokok tidak disukai Covid-19. Di balik semua kontroversi rokok ternyata kebiasaan merokok tersebut merupakan salah satu solusi dari WHO untuk anitisipasi Covid-19."

Artikel dengan judul "WHO: Merokok, Salah Satu Solusi Pencegahan Covid-19", yang ditayangkan pada Sabtu 7 Maret 2020, itu ternyata adalah berita hoaks.

Melansir turnbackhoax.id, informasi yang tertulis dalam artikel itu dinyatakan tidak benar.

Hal itu dikarenakan, WHO tak pernah menyebut bahwa aktivitas merokok dapat menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus corona (Covid-19).

Faktanya, memang benar bahwa artikel tersebut mengutip informasi yang dikeluarkan oleh WHO pada bagian Q&A.

Namun, ternyata informasi tersebut telah dihapus dan diganti oleh WHO dengan informasi yang lebih valid.

Dengan demikian, pernyataan tersebut telah mematahkan anggapan bahwa merokok dapat mencegah atau mengobati Covid-19, yang justru merokok bisa berbahaya bagi tubuh.

Terkait hal ini, merokok bukan hanya tidak dapat mencegah atau mengobati Covid-19, tetapi asap rokok justru bisa menjadi sumber penularan Covid-19.

Kabar ini sebagaimana disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Adib Khumaidi. Dia mengatakan bahwa asap rokok juga bisa menjadi sumber penularan Covid-19.

Hal itu diungkapkan Adib Khumaidi saat menjadi narasumber di acara Sapa Indonesia Pagi Kompas TV pada Senin (13/4/2020).

"Perokok ini sebenarnya dua buat diri sendiri dengan Covid ini makin membuat dia mempunyai faktor risiko untuk terkena Covid, karena dia sudah ada problem di paru-parunya karena dia seorang perokok," kata Adib, dikutip dari Tribunnews.

Adib menyebut, apabila perokok itu tak mengeluarkan droplet memang tak masalah.

"Kedua pada saat kemudian dia merokok dan itu di dalam satu ruangan selama dia tidak droplet sih enggak masalah."

Namun, jika orang tersebut merokok di suatu ruangan dan asapnya terhirup orang lain dalam suatu ruangan, maka orang lain itu berpotensi terjangkit virus corona (Covid-19).

"Kalau dalam satu ruangan tertutup sehingga asapnya bisa kemana-mana itu bisa juga menjadi sumber penularan ke orang lain," jelasnya.

Adib kembali menegaskan bahwa asap rokok memang bisa menjadi sumber penularan, terlebih dalam radius satu meter dengan orang lain.

"Bisa kalau dalam ruangan itu, jadi kalau umpanya di jarak dekat, satu meter kemudian dia menghirup asap rokok yang dihirupkan perokok yang memang dia ada positif katakanlah itu bisa juga menjadi sumber penularan," ucapnya.(*)


Sumber :
https://health.grid.id/read/352111211/merokok-tidak-dapat-cegah-covid-19-virus-corona-bisa-ditularkan-melalui-asap-rokok?page=all

No comments:

Post a Comment

Related Posts